ILMU..

Ilmu bisa berarti proses memperoleh pengetahuan, atau pengetahuan terorganisasi yang diperoleh lewat proses tersebut. Proses keilmuan adalah cara memperoleh pengetahuan secara sistematis tentang suatu sistem.

Daily Tip

Etika Profesi


Etika profesi akan memberikan standar dalam hubungan yang bersifat individu maupun organisasi (kelompok), sehingga dapat melindungi profesi dan masyarakat sendiri dari penyalahgunaan profesi.
Suatu profesi dapat diterima di masyarakat jika para profesional selalu menjalankan etika profesi-nya dalam melaksanakan tugas profesinya.


A. Untuk apa perlu etika bagi professional
Etika adalah suatu norma, nilai yang menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang benar dan tidak baik.
Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai bersama.
Seorang profesional perlu etika agar mempunyai sikap hidup untuk memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat dengan keterlibatan penuh dalam rangka melaksanakan kewajiban terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan, dengan kata lain dengan adanya etika bagi seorang profesional maka adanya pedoman (prosedur) dalam melaksanakan profesinya sehingga berpotensi merciptanya kondisi sehat didalam maupun diluar lingkungan profesi, sehingga akan mencapai goal profesi secara efektif (meminimalkan aksi dan efek negatif).

B. Sifat dan sikap yang sesuai dengan etika yang harus dimiliki dan dilakukan oleh seorang profesional yaitu harus konsisten terhadap :
1. masyarakat / public
konsisten terhadap keamanan, kesehatan dan kesejahteraan publik (lingkungan), misalnya :
- menciptakan spesifikasi produk yang tidak merugikan publik, sesuai standar produksi.
- melakukan tindakan yang dapat tidak memecahbelah / merusak publik.
2. klient / client
konsisten sebagai agen dan wali yang setia bagi kliennya, misalnya :
- menjaga hubungan baik dengan klien.
- mengendalikan diri dari perbuatan-perbuatan yang menyalahgunakan wewenang.
- jujur dan berterus terang mengenai keterbatasan pengalaman dan pendidikan.
- menjaga kerahasiaan informasi klien.
3. produk/ product
selama memungkinkan, yakinkan bahwa produk yang dibuat dapat berguna dan kualitasnya dapat diterima oleh publik, pekerja, klien dan user, misalnya:
- membuat produk yang sesuai dengan spesifikasi produk yang disepakati dan sesuai dengan standar produksi.
- menyelesaikan produk pada waktu yang ditentukan.
- menentukan harga produk yang layak.
- menghasilkan produk yang bebas dari kesalahan.
- sanggup menghadapi segala kemungkinan dalam tugas.
- bertindak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
4. pengadilan / judgment
menjaga suatu keputusan profesi dan reputasinya di dalam hukum, misalnya :
- menolak segala bentuk suapan dengan maksud apapun.
- memelihara objektivitas profesional dengan cara menghormati hak atas produk lain.
- tidak menggunakan produk lain tanpa ijin dalam rangka mengembangkan produk.
5. manajemen / management
seorang profesional dalam suatu manajemen atau kepasitas kepemimpinan harus mendukung pelaksanaan manajemen dan kewajiban kolektif yang baik.
6. profesi / profession
menjaga kesatuan dan reputasi profesinya, dengan cara :
- memelihara persatuan dan kesatuan profesinya.
- melindungi dan memelihara kemandirian, kebebasan, derajat dan martabat profesinya.
- mempromosikan profesinya.
7. kolega / colleagues
bekerja secara adil dan mendukung rekan kerja. misalnya :
- menjaga hubungan baik dengan teman sejawat.
- tidak saling merebut klien, mendapatkan klien sesuai dengan prosedur.
- tidak menjelek-jelekan profesional yang lain.
- tidak melakukan intimidasi terhadap teman sejawat. (tidak menentang progres karir)
8. diri sendiri / self
mencerminkan keahlian yang dimiliki, misalnya :
- bersikap disiplin, jujur, percaya diri, bertanggung jawab, dan penuh keikhlasan (bersyukur) dalam bertugas.
- bersikap terbuka terhadap saran dan kritikan yang sifatnya membangun keprofesian.
- peka dan tanggap dalam tugas.
- mengembangkan kemampuan diri.
- menilai tinggi mutu kerja yang penuh dengan keaktifan dan efisiensi.
- menempatkan kepentingan tugas secara wajar diatas kepentingan pribadinya.

C. Sifat dan sikap yang tidak sesuai dengan etika yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang profesional, yaitu
Melanggar kekonsistenan terhadap :
1. masyarakat / public
menyebabkan turunnya nilai keamanan, kesehatan dan kesejahteraan publik (lingkungan), misalnya :
- tidak teliti / tidak sungguh-sungguh dalam menciptakan spesifikasi produk.
- bertindak tidak waspada
2. klient / client
tidak melayani klien secara sungguh-sungguh, misalnya :
- menyalahgunakan wewenang.
- menyalahgunakan keterbatasan pengalaman dan pendidikan.
3. produk/ product
- mengurangi spesifikasi produk yang disepakati.
- menyelesaikan produk dengan melebihi waktu yang ditentukan.
- menentukan harga produk tidak sesuai dengan standar.
- Menyembunyikan kesalahan produk.
- bertindak diluar prosedur yang berlaku.
4. pengadilan / judgment
- menerima suapan.
- secara sadar mengunakan produk lain tanpa ijin dalam rangka mengembangkan produk.
- Membeberkan keputusan profesi yang bersifat rahasisa.
5. manajemen / management
tidak sepenuhnya mendukung pelaksanaan manajemen dan kewajiban kolektif yang baik.
6. profesi / profession
- menyalahgunakan profesi.
7. kolega / colleagues
- mendapatkan klien tidak sesuai dengan prosedur.
8. diri sendiri / self
- mengacuhkan disiplin bekerja (aturan, waktu dll).
- kurang peka terhadap saran dan kritik.
- kurang aktif dalam mengembangkan kemampuan diri.
- bekerja secara tidak efisiensi.